Plt. Sekda: Gas Melon itu Untuk Warga Miskin
Plt. Sekda: Gas Melon itu Untuk Warga Miskin
KOMINFO KEBUMEN - Demikian disampaikan Plt. Sekda mewakili Bupati Kebumen pada kesempatan safari Shubuh, Kamis (24/8) Safari Subuh kali ini mengambil tempat di Masjid Ashshiddiqiyyah RT.02 RW.02 Desa Pekunden Kec. Kutowinangun,
Masjid ini mudah ditempuh, karena letaknya tidak jauh dari jalan raya. Jika dari arah Kebumen, melewati jalan raya Kutoarjo, ke arah Timur melintasi Desa Kalibagor Kec. Kebumen, hingga masuk Desa Pekunden melewati Kantor Desa Pekunden lurus Timur 800M. Setelah mencapai gapura Bulupitu, belok kiri/Utara melintas rel kereta api, belok kiri melewati masjid Tunjungseto lurus 650M ke arah Barat,. Lokasi masjid berada di kanan/Utara jalan.
Hadir pada kesempatan tersebut, Plt. Sekda, H. Mahmud Fauzi, MSi didampingi Pimpinan OPD. Beberapa hal yang disampaikan Plt. Sekda pada dialog setelah sholat Shubuh, diantaranya Pilkades bersih tidak muwur, Kamis gratis yang akan diluncurkan pertengahan September mendatang, serta program asuransi tani dan asuransi ternak.
Menanggapi pertanyaan dan keluhan warga terkait kelangkaan bahan bakar gas (BBG), Plt. Sekda menrgaskan bahwa sebenarnya Pemerintah melalui PERTAMINA sudah mengatur distribusi BBG, termasuk penambahan kuota sebesar 4?. Jika seperti saat ini terjadi kelangkaan, pastilah ada yang harus diluruskan di tingkat distributor hingga konsumen.
Plt. Sekda menegaskan, bahwa BBG gas melon itu adalah untuk warga miskin. Namun kenyataanya warga yang tidak miskinpun ikut menggunakanya, termasuk PNS sehingga jumlah konsumsi melebihi kuota pasokan. "Baru-baru ini sudah dideklarasikan bahwa PNS tidak menggunakan gas melon. Gas melon untuk warga miskin" papar Plt. Sekda menegaskan.(admin/ca)
